Tak seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, atau Ducati, brand Royal Enfield mungkin tak begitu familiar di telinga pencinta motor di Indonesia. Meski begitu, perusahaan yang awalnya didirikan di Inggris dan kemudian pindah basis ke India ini sebenarnya bukan pemain baru di dunia roda dua.
Perusahaan tersebut sudah memproduksi motor sejak tahun 1909 dengan meluncurkan Motosacoche V-Twin. Kemudian, pada tahun 1911, model berikutnya diperkuat dengan mesin bertenaga 2,75 PS yang diklaim memiliki gigi transmisi Enfield 2. Lalu, pada tahun 1912, muncul mesin JAP V-Twin bertenaga 6 PS, disusul dengan kehadiran motor bertenaga 3 PS setahun berikutnya.
Pada tahun 1956, pabrikan ini hijrah ke India, dan pada tahun 1995, sudah total menjadi perusahaan India. Meski begitu, Royal Enfield tidak meninggalkan citarasa Inggris dan tetap mempertahankan desain motor-motor klasik khas Britania Raya. Di Indonesia sendiri, ada beberapa model Royal Enfield yang telah dirilis. Berikut motor Royal Enfield terbaru yang dibawa ke Indonesia.
Bullet 350
Motor ini sebenarnya merupakan salah satu model legendaris pabrikan asal Inggris yang mengusung kemewahan khas Britania Raya. Sesuai namanya, tampilan motor ini benar-benar klasik dengan mengusung headlamp yang berdesain bulat, tangki bahan bakar berukuran besar, hingga lampu belakang yang membulat.
Sementara untuk sektor jantung pacu, Royal Enfield membekali motor ini dengan mesin tipe 4-stroke, silinder tunggal, busi ganda, berkapasitas 346cc, fuel injection. Dengan modal tersebut, Bullet Classic 350 diklaim mampu menyemburkan tenaga 19,8 HP pada putaran 5.250 rpm dan torsi puncak menembus 28 Nm pada putaran 4.000 rpm melalui sistem transmisi manual lima percepatan konstan.
Di Indonesia, Bullet Classic 350 hadir dalam enam pilihan warna, yaitu lagoon, ash, classic black, berjemur, mint, dan chestnut. Royal Enfield membanderol satu unit sepeda motor ini dengan harga Rp64,5 jutaan.
Bullet 500
Motor ini hadir untuk mengisi segmen motor sport retro kelas entry-level. Bullet 500 merupakan kulminasi dari warisan selama lebih dari delapan dekade, dengan style unik serta mengusung mesin yang gahar.
Bullet 500 dibekali mesin berkapasitas 499cc dan masih menggunakan karburator dan teknologi dua busi (twin spark). Meski masih mengusung konsep konvensional, namun Bullet 500 telah lolos uji Euro 3 sehingga ramah di lingkungan. Dengan bekal tersebut, Bullet 500 mampu memuntahkan tenaga 26,1 PS pada putaran 5.100 rpm dan torsi maksimal 40,9 Nm pada putaran 3.800 rpm. Di Tanah Air, Bullet 500 dibanderol di kisaran harga Rp81,3 jutaan.
Continental GT
Tampilan motor ini punya nuansa cafe racer yang kental dengan buntut tawon yang menjadi ciri khasnya. Tangki didesain melekuk dan persis keluaran model lawas (1965). Sementara, pendinginan mesin menggunakan udara sehingga terlihat kisi-kisi pada block mesinnya. Begitu pula dengan detail-detail kecil seperti speedometer, lampu, kick starter, hingga tutup tangki bulat berbalut krom.
Untuk sektor dapur pacu, motor ini mengandalkan mesin berkapasitas 535cc, satu silinder, dengan sistem bahan bakar injeksi. Penghenti lajunya juga sudah menggunakan cakram, begitu juga dengan peredam kejut yang mengadopsi sistem gas terpisah yang bisa disetel sesuai keinginan pengendara. Untuk pasar Indonesia, motor ini dibanderol dengan harga sekitar Rp172 jutaan.
Classic 500
Motor ini merupakan perpaduan antara tenaga, efisiensi bahan bakar, serta style klasik yang sederhana. Seri ini memang berhasil mencuri perhatian pencinta motor, karena memiliki daya tarik yang luar biasa. Salah satunya, rumah lampu depan dengan fitur “Lampu Mata Harimau”, serta bola lampu halogen yang kuat untuk memberi penerangan yang baik.
Untuk sektor dapur pacu, Classic 500 mengusung mesin 4-stroke, satu silinder, berkapasitas 499cc. Dengan modal tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga hingga 27,7 PS pada putaran 5.250 rpm serta torsi maksimal mencapai 41,3 Nm pada putaran 4.000 rpm. Di Indonesia, Classic 500 dibanderol di kisaran harga Rp89,6 jutaan.
Classic Chrome
Motor ini merupakan turunan dari Classic 500. Kedua motor memang bisa dikatakan identik, terutama dari desain dan kapasitas mesin. Bedanya, Royal Enfield Classic Chrome didominasi warna chrome yang mengilat di sekujur bodi yang membuatnya tampak simpel, elegan, harmonis, dan proporsional.
Penampilan Royal Enfield Classic Chrome memang benar-benar klasik. Selain warna yang sangat menarik, model headlamp bulat, tangki bahan bakar besar, hingga lampu belakang membulat, membuatnya tampak sangat persis motor-motor Royal Enfield di masa lampau. Desain yang sangat retro membuat banyak yang tidak menyangka kalau ini adalah motor baru.
Untuk sektor dapur pacu, Classic Chrome menggendong mesin silinder tunggal, berkapasitas 499cc, berpendingin udara. Dengan modal tersebut, motor ini mampu menyemburkan tenaga hingga 27,7 PS pada putaran 5.250 rpm dan torsi maksimal mencapai 41,3 Nm pada putaran 4.000 rpm. Di Indonesia, Royal Enfield Classic Chrome dilepas dengan harga sekitar Rp96,8 jutaan.
Royal Enfield Rumbler 500
Motor ini pertama kali diperkenalkan kepada publik otomotif Tanah Air pada awal tahun 2016 lalu seiring dibukanya gerai pertama Royal Enfield di Jakarta. Menurut pihak Royal Enfield, Rumbler 500 merupakan motor yang sangat cocok digunakan untuk berkendara jarak jauh dengan jangkauan, model, daya pengereman yang baik, serta visibilitas berkendara di malam hari.
Untuk sektor dapur pacu, Royal Enfield membekali Rumbler 500 dengan mesin tipe 4-stroke, single cylinder, Twin-spark, air-cooled, berkapasitas 499cc. Dengan modal tersebut, motor touring ini diklaim mampu meletupkan tenaga maksimal 27,2 HP pada putaran 5.250 rpm dan torsi puncak menembus 41,3 Nm pada putaran 4.000 rpm melalui sistem transmisi manual lima percepatan konstan.
Di Indonesia, Rumbler 500 hadir dalam tiga pilihan warna yang sangat macho, yaitu lightning (cokelat), stone (hitam), dan marine (biru tua). Satu unit motor cruiser ini ditawarkan dengan harga Rp98 jutaan.
Selain enam motor tersebut, ada tiga motor lain yang diluncurkan Royal Enfield ke Indonesia, yaitu Classic 350, Classic 500 Battle Green, dan Classic 500 Desert Strom. Model Classic 350 ditawarkan Rp72,9 jutaan, sedangkan varian Classic 500 Battle dan Classic 500 Desert Strom dibanderol Rp90,9 jutaan.






